Mengenai Saya

Foto saya
Tim Rescue PKPU dipimpin langsung oleh Ir. Muhammad Yasin. Anda ingin mengetahui kegiatan rescue PKPU, dapat mengontak langsung Yasin di nomor 08988866220, dapat juga kerjasama program rescue bencana.

REKENING KEMANUSIAAN: BMI No. 301.00354.15, BSM No. 003.000.6216 BCA No. 600.034.7777, BNI No. 117.85.917, Bank Mandiri No. 126.000.1005.114 atas nama PKPU

Tim Rescue PKPU sedang berlatih di arungjeram CITARIK, Sukabumi

Senin, 15 Desember 2008

PKPU Bantu Korban Puting Beliung Yogyakarta

Yogyakarta - Sejak terjadi bencana angin puting beliung meluluhlantakkan Kota Yogyakarta, Minggu (18/2) sore lalu, Lembaga Amil Zakat Nasional Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) terjun langsung memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban. Bantuan dengan menerjukan Tim Rescue, mendirikan tenda pengungsian, membangun posko bantuan medis, serta membagikan ratusan paket sembako.

Humas PKPU Cecep Yusuf Pramana mengungkapkan 1 jam setelah bencana puting beliung tersebut, pihaknya meluncur ke lokasi bencana. Tim Rescue PKPU langsung mendirikan posko bantuan pengungsi, medis dan pangan di halaman parkir Stasiun KA Lempuyangan dan Jalan Tanjung Baciro.

"Posko tersebut berupa tenda peleton dengan tim medis lengkap yang siap siaga selalu memberikan pelayanan tahap pertama. Distribusi logistik pun bergulir 1 jam kemudian. Genset dan tenda lengkap beserta velbed (tempat tidur) menjadi hiasan interior posko PKPU di kedua lokasi," paparnya dalam keterangan pers kepada Suara Merdeka CyberNews, Rabu (21/2).

Perlu diketahui, akibat terjangan angin kencang itu sebanyak 1.078 rumah rusak dan puluhan orang terluka parah. Kebanyakan dari mereka mengalami luka luar akibat tertimpa seng, genteng, balok kayu, dan beberapa material bangunan yang roboh.

Cecep menjelaskan sebanyak 150 nasi bungkus, 300 paket makanan, 35 dus mie instant, 208 dus susu anak dan snack langsung didistribusikan di lokasi sekitar posko. "Waktu itu banyak warga mengkhawatirkan kalau hujan dan tidak bisa berteduh. Semua orang sibuk dan panik," ujarnya.

Senin (19/2) sebanyak 300 nasi bungkus kembali dibagikan PKPU kepada warga korban beserta sembako senilai Rp 1,6 juta. Untuk tempat berteduh dan perlindungan warga korban bencana, PKPU menambah 59 tenda keluarga, 10 buah terpal untuk alas, serta beberapa peralatan penerangan.

"Walaupun kini telah dua hari berlalu dari bencana tersebut, tampaknya PLN belum bisa memulihkan kondisi penerangan dan aliran listrik di daerah tersebut. PKPU bersama para mitra dan donatur terus menggalang bantuan untuk mereka," katanya.

“Bantuan yang digulirkan PKPU pun terasa mudah. Walaupun terjadi bencana angin puting beliung yang cukup menghebohkan ini, namun cakupan bencananya tidak begitu luas. Sehingga fasilitas pendidikan serta kesehatan masyarakat tidak rusak. Demikian pula dengan akses jalan yang masih bagus,” tambahnya.

Data sementara yang berhasil dihimpun tim PKPU Yogyakarta, 50 orang yang terluka dan di rawat di rumah sakit, 45 orang diantaranya sudah diperbolehkan pulang, sementara lainnya masih dirawat di rumah sakit setempat.

"Aspek Pemulihan di bidang ekonomi dan pembangunan kembali sarana fisik rumah warga merupakan prioritas pertama PKPU. Ketiadaan sumber ekonomi bagi beberapa warga dan ketidakmampuan mereka untuk membangun kembali rumah mereka juga sebuah kekhawatiran yang harus dengan segera untuk cepat direspon bersama."

Hingga kini, Tim Rescue PKPU masih melakukan assessment. Assesment dilakukan setiap hari dengan harapan dapat memberikan perubahan data yang akurat dengan ukuran harian. Sehingga bantuan yang akan diterima oleh warga lebih tepat sasaran dan akurat pula. ( imam m djuki/cn05 )


Sumber: SUARA MERDEKA, Rabu, 21 Februari 2007

Tidak ada komentar:

Posting Komentar